Search

Nunung Nuraida

merekam asa, rasa dan cerita

Jalan-Jalan ke TSB

Penasaran! Itu yang membuat saya akhirnya ikut acara jalan-jalan ke Trans Studio Bandung sebagai pendamping para siswa yang juga berangkat ke sana. Kebetulan, pihak TSB mengadakan program cash back bagi para pelajar yang tertarik berlibur ke TSB dengan catatan memenuhi kuota 100 orang peserta. Dengan akomodasi 2 bis besar dan 1 bis kecil, kami berangkat menuju Bandung sekitar pukul 7.15 pagi dan tiba di lokasi sekitar pukul 10.00.

trans studio Continue reading “Jalan-Jalan ke TSB”

Advertisements

Sang Bunda Pun Dipenjara

Minggu yang lalu, saya sempat terkejut ketika salah seorang rekan kerja memberikan kabar berita yang tidak menyenangkan. Katanya, bidan yang pernah merawat almarhum adik saya masuk penjara. Saya sempat bengong sambil bertanya “Bidan yang mana ya?” Katanya rumahnya disamping rumah lama saya dan satu anaknya dititipkan di SPB (sarana penitipan balita). Continue reading “Sang Bunda Pun Dipenjara”

[Review Film] Coboy Junior The Movie

coboy junior

Kalau boleh memilih, saya maunya nonton Fast & Furious 6 atau minimal Sang Kiai lah. Namun, berhubung punya anak lanang, yang dibilang ABG belum tepat, dibilang anak kecil, udah ga anak-anak lagi, pilihan quality time kali ini diputuskan menonton film “Coboy Junior the Movie”. Continue reading “[Review Film] Coboy Junior The Movie”

[Cermin] Rasa Kedua Kali

Hatiku perih. Bak sudah luka disiram pula dengan air garam. Hadeh…kenapa jadi dangdutan gini ya? Tak apalah, terkadang dengerin musik dangdut itu bisa bikin diri melupakan masalah sejenak.

Pagi ini ku lalui dengan hati yang gamang. Mendung, walau tak hujan, membawa hati mellow ke titik terendah. Apalagi kalau inget siapa yang bikin hati ku tak karuan kayak gini. Continue reading “[Cermin] Rasa Kedua Kali”

Budayakan “Professional Talk”

“Satu kata yang bisa saya ungkapkan setelah mendengar penuturan teman-teman semua. CEMAS!” ujar Bu Itje Chodijah.

Ucapan ibu Itje ini, seorang pendidik yang mendedikasikan hidupnya demi kemajuan pendidikan di Indonesia, diutarakan di sesi terakhir seminar kecil tentang “professional talk”. Ya, sekelompok kecil kami, para guru, dengan berniat mencari ilmu, menghadiri acara yang diprakarsai oleh IGI Bekasi dengan bahasan professional talk. Mengapa saya sebut seminar kecil? Karena memang seminar ini hanya dihadiri oleh 12 peserta saja. Sebenarnya kuota undangan mencapai 25 orang, sayangnya karena ada lain hal, sebagian dari kami tidak bisa hadir. Namun, sedikitnya peserta tidak menjadikan kami kehilangan gairah. Justru, diskusi kecil kami ini menjadi sangat bermakna. Continue reading “Budayakan “Professional Talk””

Rindu Kamu

Wah, sudah hampir 2 bulan sejak terakhir posting. Apa kabar blog ku sayang? Maaf ya…maaaaaffff banget! Entah apa yang merasuki pikiran dan hati ku. Ada rasa bosan tak terkira. Ada rasa malas tak terbendung Dan cari obatnya itu susahnya minta ampun. Meski otak tak pernah berhenti berpikir, mengolah, bekerja, tapi ia masih tak mampu menggerakkan tanganku untuk mendatangimu. Ah, mungkin ini yang sering disebut masa hiatus. Masa tidur panjang tatkala kebiasaan menjadi terlalu terbiasa yang menghasilkan rangkaian keteraturan yang membosankan. Continue reading “Rindu Kamu”

My First Cell Phones

Hand phone pertama saya?

Hmmm…kalau ingat tuh hand phone, rasanya pingin dapetin lagi terus dipajang bak harta karun! Bagaimana tidak, hand phone keluaran Motorola itu sudah pasti tidak lagi ditemukan di genggaman tangan para pecinta hand phone. Pastinya, dia akan menjadi hand phone jadul dan klasik namun bersejarah terutama buat saya dan kakak saya. Continue reading “My First Cell Phones”

Wahyudin, Si Pemulung Ganteng

Biasanya, kalau ada pemulung ganteng, pastinya hanya ada di sinetron-sinetron Indonesia yang terkadang suka ga nyambung antara penokohan dan peran. Di benak kita, seakan sudah tertanam bahwa yang namanya pemulung itu ya kotor, dekil, gak terawat, dan bisa dibilang memiliki tampang yang biasa-biasa saja. Tapi tentu saja, cakep atau tidaknya wajah seseorang itu sangat relatif. Masalah selera saja. Continue reading “Wahyudin, Si Pemulung Ganteng”

[PDU] Ayo Magang!

Sebagai sekolah yang mengusung keahlian khusus para siswanya, SMK tentu harus semakin berbenah diri memberikan kesempatan belajar yang jauh lebih aplikatif kepada para siswanya. Dengan pembelajaran yang lebih bersifat praktis dan aplikatif, siswa akan lebih siap menghadapi dunia kerja ke depannya. Sayangnya, dunia kerja di Indonesia saat ini semakin tidak sehat. Dengan banyaknya sistem outsourcing bagi pekerja, yang tidak banyak menguntungkan mereka, tentu pilihan menjadi karyawan sangatlah riskan. Untuk itu, sekolah kejuruan harus semakin mengedepankan keahlian-keahlian yang lebih prospektif, semisal wirausaha. Continue reading “[PDU] Ayo Magang!”

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: