Kalau yang namanya jalan ke pameran buku, pasti nyesel kalau gak beli. Selain banyak banget buku-buku bagus, harganya pun lumayan miring dibandingkan jika sudah masuk toko buku.

Di Islamic Book Fair kali ini saja, buku-buku yang mayoritas buku Islami ini, membuat saya terkagum-kagum. Dengan kemasan yang jauh lebih menarik dan isi yang tentunya lebih memikat, penerbit sedang berlomba menarik hati para pengunjung yang haus akan ilmu. Tidak terkecuali saya. Mata saya langsung tertuju ke salah satu stand yaitu Penerbit Maghfirah, yang memasang harga 45 hingga 55 ribu saja untuk sebuah Al Quran terjemahan per kata. Dengan diskon sekitar 60% rupiah dari harga asli, saya tak ayal langsung memburunya. Kebetulan saya sangat tertarik mencari Al Quran seperti ini karena menurut saya menghapalkan terjemahan Al Quran akan lebih mudah dengan mengenal makna per katanya. It is really worth-buying!

Ada lagi yang memikat hati saya, Buku dengan tajuk “Ensiklopedia Anak Pintar” keluaran penerbit SAPTA BOOKS. Memikat dengan kemasannya yang berkesan mewah, kertas glossy yang digunakan dan warna yang cerah, menambah daya tarik buku ini. Ketika saya membuka isi bukunya, saya semakin jatuh cinta dengan tambahan hadits atau ayat Al Quran yang menyertai setiap bahasan dalam buku. Wow! Selain belajar ilmu kauniyah, kita juga diingatkan untuk tahu akan hadist dan ayat Al Quran penjelas ilmu tersebut. Seperti buku ensiklopedia pada umumnya, buku ini terdiri dari beberapa seri sejumlah 12 buku, dan 1 buku panduan orang tua. Dengan total 13 buku, pihak penerbit membandrol harga sebesar 1,8 jutaan yang bisa dibayar melalui cicilan.

Perhatian saya lagi-lagi tertuju ke Al Quranul Karim. Kini ada Al Quran yang sangat tipis karena didesain 20 ayat di setiap halamannya. Berbeda dengan Al Quran pada umumnya yang terdiri dari 16 ayat di setiap halamannya. Itulah mengapa, tampilannya jauh lebih tipis. Harga Al Quran ini dibandrol dari 8000 rupiah untuk ukuran kecil, hingga 20 ribu rupiah untuk yang lebih besar. Hmmmm….boleh juga nih.

Sayangnya saya tidak menemukan referensi buku yang saya cari, yaitu buku-buku referensi mengajar berbahasa Inggris. Walaupun ada beberapa, tetapi bukan buku yang menjadi incaran saya. Sepertinya saya harus kembali berburu buku yang dimaksud di tempat lain.

Walaupun tadi jam buka pameran terlambat dari biasanya, namun tak mengurungkan niat para pengunjung untuk menjelajahi pameran buku kali ini. Sambil menunggu di depan gerbang utama, tampak saya lihat banyak anak-anak berseragam sekolah yang datang didampingi oleh guru-guru mereka. Tampaknya ide wisata buku ini patut ditiru oleh banyak sekolah. Karena seringnya, banyak sekali anak sekolah yang tidak bisa berkunjung ke pameran buku karena waktunya yang berbarengan dengan jam sekolah. Namun, kali ini beruntung bagi para siswa kelas X dan XI baik SMA dan SMK karena kakak kelas mereke sedang melaksanakan Ujian Sekolah sehingga mereka pun libur. Alangkah baiknya jika mereka bisa mengisi waktu liburan mereka dengan berwisata ke pameran buku ini.

Islamic Book Fair 2013 ini masih berlangsung di tempat yang sama, yaitu Istora Senayan Jakarta. Selain pameran buku, kami dapati juga lomba-lomba yang diselenggaraakan bagi anak-anak tingkat TK dan SD yang diselenggarakan oleh Bimba di bagian luar Istora. Sementara di bagian dalam Istora, tampak para mahasiswa sedang mengikuti lomba debat dengan tema Islami. Ada pula hiburan nada dan dakwah, sayangnya saya tidak sempat melihat lokasinya dimana.

Panitia pameran tidak lupa menyiapkan tenda sebagai musholla sehingga para pengunjung tidak perlu repot mencari tempat ibadah. Di sisi musholla disediakan pula mobil toilet untuk mengantisipasi kekurangan fasilitas toilet. Jika anda lapar, baik di dalam maupun di sekeliking istora senayan, banyak terdapat kios penjual makanan sehingga and tak perlu khawatir mencari penganan untuk makan siang atau sore. Walaupun jangan kaget atau heran karena mungkin harganya jauh lebih mahal dibandingkan yang biasa kita nikmati. Bahkan harga satu teh botol saja dijual 5000 rupiah!

Dengan parkiran yang luas, anda tidak perlu takut tidak dapat lahan parkir. Bagi yang menggunakan angkutan umum, jarak dari gerbang pun masih bisa dibilang cukup mudah untuk dijangkau.

Jadi, tunggu apalagi? Ayo kita jelajah dunia dengan membeli buku dan membacanya!

Happy Reading🙂