Malam kian pekat

Jaket tebal tiga lapis tak lagi mampu menahan dingin

Gigiku sudah mulai menggeretak

Asap mengepul dari nafasku yang sudah tersengal-sengal

Kau pun terusik

Lenganmu semakin erat memelukku

Tanganmu mengusap-usap tanganku yang membeku

Berusaha untuk menghangatkan tubuhku

Tapi aku tahu

Betapapun usahanya, aku tak bisa lagi merasakannya

Tak ada lagi aliran darah yang mengaliri tubuhku

Tak bisa lagi rasa hangat menyeruak masuk ke pori-poriku

Beku

Aku tak dapat lagi merasakan

Kau semakin gelisah

Dadamu berdegup cepat

Setitik air menyentuh pipiku

Basah,

tapi tak lagi hangat

Aku tak sanggup lagi

Aku ingin berkata

“aku sayang kamu”

Tapi semuanya tercekat di rongga dada

Tak ada lagi yang  bisa terucap

Tak ada…

Aku hanya ingin tidur

di bahumu

Maafkan aku jika aku tak ingin bangun

Maafkan aku jika aku tak kembali

Maafkan aku,

aku harus meninggalkanmu

Maaf…