Search

Nunung Nuraida

merekam asa, rasa dan cerita

Month

November 2012

Masa Depanmu, Ada di Statusmu!

Abad 21 menjadi abad yang penuh akan keajaiban. Bagaimana tidak, di abad inilah lahir satu penemuan yang mampu mengubah kebiasaan dan gaya hidup selurun umat manusia di muka bumi. Penemuan itu dikenal luas dengan istilah internet. Internet yang pada awalnya hanya berupa jarinngan antar kantor saja, kini sudah meluas menjadi jaringan antar dunia. Apa yang terjadi saat ini di belahan dunia lain, dapat dengan mudah terekam oleh kita. Singkatnya, internet menjadikan dunia tanpa batas! Continue reading “Masa Depanmu, Ada di Statusmu!”

Trashion: from waste to style

Semakin meningkatnya tingkat global warming di bumi membuat berbagai kalangan di seluruh negara berlomba-lomba mencari solusi terbaik untuk menyelamatkan bumi tercinta yang semakin tua dan renta ini. Tak sedikit lembaga-lembaga NGO bergerak untuk ikut serta membantu pemerintah negara masing-masing mengampanyekan pentingnya menyelamatkan bumi dari ancaman global warming. Salah satu solusi yang sangat gencar dicanangkan adalah dengan program green education. Continue reading “Trashion: from waste to style”

Kami Pilih Bungkus Kopinya

Sebenarnya agak kurang pas menuliskan di obrolan kopi ini. Walaupun saya bukan pecinta kopi, tapi tidak pernah membenci kopi. Awalnya saya tidak suka kopi karena ampasnya itu. Maklum waktu saya kecil, almarhum bapak hanya minum kopi hitam yang berampas pekat. Jadinya kami hanya mengenal kopi itu. Saya suka nimbrung minum kopi bapak, tapi males kalau ampasnya suka sampai di mulut. Jadi, pas asyik-asyiknye menyeruput kopi, terhenti lantaran ampas nyangkut di bibir. Continue reading “Kami Pilih Bungkus Kopinya”

Supervisi Bikin Guru Tambah Pinter!

Hari mendekati supervisi, ketegangan sudah semakin tampak kasat mata. Entah mengapa, setiap mendengar kata “supervisi”, kesan “angker” selalu muncul sekelebat. Layaknya seorang calon penyanyi yang ikut audisi Indonesian Idol. Atau para pecinta kulinari ketika mencoba peruntungan di ajang Master Chef. Nah, rasanya supervisi itu gak jauh deh dari mereka.  Continue reading “Supervisi Bikin Guru Tambah Pinter!”

Suami-Suami Egois

Suatu sore di sebuah kantor…

“Oke, teman-teman. Jadi undangan pelatihan sudah disampaikan. Insya Allah akan dilaksanakan di akhir liburan pada tiga hari terakhir liburan.”

Pengumuman itu ditanggapi berbeda oleh seisi ruang rapat. Continue reading “Suami-Suami Egois”

Modus Penipuan [Lagi!]

Lagi asyiknya bengong sambil nunggu antrian, tiba-tiba handphone bunyi. Cek nomor yang muncul, tanpa nama. Berarti itu nomor tak dikenali, alias bukan teman, sahabat, saudara atau kenalan yang namanya sudah tercantum di phonebook memory saya. Ya, mana tahu penting, angkat sajalah…

“Halo…” Continue reading “Modus Penipuan [Lagi!]”

Mau Ngapain ke Kompasianival?

Pengalaman pertama ke kompasianival. Semangat membara. Rencana sudah jauh-jauh hari. Kalaupun hari sabtu ini tetap masuk kerja, pokoknya dibela-belain datang pulang kerja. Untungnya, dikasih long weekend sama yayasan, jadi masalah waktu terpecahkan. Kontak teman sana-sini, akhirnya berhasil dapat 3 kawan yang berminat. Sebagai kompasianer bau kencur, ngeri kalau berangkat sendirian. Secara disana belum kenal siapa-siapa, medan gak tahu seperti apa. Gak berani cengok, berangkat dengan teman menjadi solusi yang paling pas. Minimal, sampe sana ada yang diajak ngobrol atau ngambilin gambar alias foto-foto. Continue reading “Mau Ngapain ke Kompasianival?”

Berhutang Demi SHU

Adakah orang yang tidak pernah berhutang? Hmm….mungkin ada ya? Tapi entahlah siapa gerangan orangnya. Namun, yang saya tahu, konglomerat yang uangnya milyaran sampe trilyunan aja berhutang. Apalagi masyarakat kecil seperti saya ya? Banyak orang bilang hutang itu penyemangat hidup. Artinya ketika kita punya hutang, maka kita sadar akan kewajiban yang harus kita lakukan, yaitu membayar hutang tersebut. Karena kewajiban itulah, akhirnya si empunya hutang harus bekerja ekstra keras untuk bisa memenuhi salah satu kewajiban tersebut. Apalagi ketika kita berhutang untuk hal-hal urgent semisal rumah, atau kendaraan bermotor untuk menjangkau lokasi kerja yang terkadang jaraknya membutuhkan 2 hingga 3 jam perjalanan. Jangka waktu yang lama membuat kita akhirnya selalu semangat bekerja untuk melunasi hutang-hutang kita yang terkadang sedikit menyiksa itu. Continue reading “Berhutang Demi SHU”

Gelar Sarjana? Gak Terlalu Penting!

Anda seorang guru?

Mungkin Anda bisa menjawab pertanyaan ini: “Apa yang membuat seorang guru merasa paling bahagia?” Jawaban ini tentu sangat beragam, tergantung Anda condong ke mana. Jika Anda bertanya pada saya, maka jawaban saat ini yang bisa saya berikan adalah ketika murid kita masih mengingat diri kita dengan jelas. Ketika murid kata dengan suka cita menelpon dan kangen mendengar suara kita. Ketika tiba-tiba murid kita sudah tiba di depan pintu rumah kita. Ya, kebahagiaan seorang guru bagi saya ada di murid-murid saya. Memang tak banyak murid-murid kita yang mampu melakukan hal-hal tersebut. Namun, percayakah Anda bahwa dari sekian banyak murid-murid kita yang sudah lulus, pastilah ada segelintir anak yang masih sangat mengenang diri kita. Continue reading “Gelar Sarjana? Gak Terlalu Penting!”

Create a free website or blog at WordPress.com.

Up ↑

%d bloggers like this: