Jujur, ini pertama kalinya saya melihat yang namanya Dahlan Iskan. Walaupun banyak sudah kompasianer yang membahas tentang Dahlan Iskan, namun belum ada ketertarikan saya untuk mengetahuinya. Malam ini di Kick Andy di Metro TV, barulah saya tahu siapa itu Pak Dahlan Iskan yang fenomenal dan kontroversial.

Kali ini kisah perjalanan hidup pak Dahlan dikupas oleh dengan sangat cerdas oleh Andy. Yang unik adalah tentang kisah Dahlan Iskan dan sarung ajaibnya. Bagi seorang Dahlan Iskan, mantan Dirut PLN dan sekarang menjabat mentri BUMN ini, sarung adalah barang yang paling berharga dalam perjalanan hidupnya. Dari kecil hingga SMP, sarung tak pernah lepas dari kesehariannya.

Bagi Dahlan Iskan, sarung memiliki multi fungsi, tidak hanya dua, tapi lebih dari lima!

Pertama adalah fungsi sarung sebagai perlengkapan sholat tentunya. Nah, ketika ada acara pengajian atau apapun itu, yang disediakan penganan, maka fungsi sarung bisa berubah menjadi tas yang dapat membawa makanan itu dengan cara cukup mengangkat bagian bawahnya dan melipatnya ke atas. Berikutnya, sarung adalah selimut yang mudah digunakan, bisa anda temukan di daerah puncak dimana banyak para prianya yang mengenakan sarung dan dikurungkan ke tubuh sebagai penghangat. Fungsi lainnya adalah ketika musim panen kacang atau umbi, sarung beralih fungsi menjadi karung yang mampu mengangkut hasil  panen tersebut cukup dengan mengikat salah satu ujung sarungnya. Bahkan ketika sarung sudah aus atau sobek pun, ia masih sangat bermanfaat. Sarung yang sudah sobek dapat dijadikan popok bayi, atau bisa juga dimanfaatkan sebagai bahan tambalan untuk baju yang rusak atau sobek juga.

Benarkan? Betapa ajaibnya sarung pak Dahlan Iskan? Pantas saja ia menjadikan sarung sebagai item terfavoritnya.

Dahlan Iskan juga terkenal dengan tindakan-tindakannya yang dianggap kontroversial. Banyak masyarakat yang memuji tindakannya itu sebagai sesuatu yang unik dan berbeda namun tak sedikit juga yang menganggapnya “lebay” atau berlebihan.

Apa sih sebenarnya yang ada di benak pak Dahlan Iskan ketika ia bertindak “kontroversial” itu? Menurutnya apa yang ia lakukan merupakan satu bentuk tanggung jawab moral sebagai seorang menteri. Walaupun ia lebih banyak dikenal sebagai menteri yang tidak mengindahkan protokoler, namun ia hanya beralasan simpel, bahwa ia melakukan hal tersebut karena hidup itu tidak perlu dibuat ribet dan rumit. Semisal, ketika ia harus menyetir mobilnya sendiri tanpa supir. Ia beralasan bahwa ia yang tahu akan menuju kemana, sehingga alngkah lebih baik jika ia membawa sendiri mobilnya. Ketika harus naik ojek pun, ia beralasan bahwa saat itu macetnya sangat luar biasa sehingga ojek menjadi pilihan satu-satunya untuk membawanya ke tempat tujuan tepat waktu. Walaupun di kemudian hari sambil guyon ia sedikit menyesalinya karena saat itu cuacanya sangat panas. Apapun itu yang ia lakukan, semuanya bermuara pada kesederhanaan dan tidak ingin membuat rumit berbagai hal.

Dahlan Iskan memang menteri yang nyentrik dan kontroversial. Menteri yang selalu mengenakan sepatu kets kemanapun ia pergi ini ternyata seorang yang berasal dari, bisa dibilang, sangat miskin. Untuk melanjutkan sekolahnya pun, akhirnya ia harus pergi ke Samarinda menyusul kakaknya sehingga ia bisa kuliah di IAIN Samarinda, karena memang peminat perguruan tinggi di Kalimantan masih sangat rendah.

Tak heran memang jika banyak orang terkesima dengan sepak terjang menteri yang satu ini. Dengan kesederhanaannya, walaupun sambil berguyon ia membantah karena ia bilang sepatu dan kemejanya harganya mahal, dan kerendahhatiannya, ia memberikan warna pada kehidupan seorang menteri yang umumnya banyak memanfaatkan fasilitas yang disediakan sebagai seorang menteri. Namun, bagi Dahlan Iskan, ia menolak semua yang berbau dinas, dari mobil dinas hingga rumah dinas, atau ia pun akan menolaki supir pribadi, ajudan pribadi dan pengawal pribadi. Hal ini menjadi satu keyakinannya bahawa hal ini ia lakukan sebagai ssatu pengingat bahwa ketika ia sudah tidak lagi menjabat apapun, maka ia sudah dengan ikhlas menerima keadaan yang sama. Sehingga ia tidak akan mengubah apapun dari orang nomor satu di BUMN menjadi bukan siapa-siapa di kemudian hari. Ini diterapkannya dengan harapan ketika ia nanti kehilangan harta yang paling berharganya, yaitu nyawa, maka ia akan sudah siap dan ikhlas.

Semangat terus pak Dahli Iskan. Kenyentrikan dan kontroversial anda mampu membawa perubahan di kementrian yang anda pimpin sehingga bisa setidaknya mengurangi nilai negatif yang mengatakan bahwa BUMN adalah kementrian dengan tingkat korupsi yang cukup tinggi.

Semoga perjuangan anda terus membawa kebaikan dan bisa berlanjut hingga kebaikan dirasakan oleh semua pihak.