Mungkin sudah terlalu banyak wanita yang menuliskan tentang lelaki. Entah lelaki itu sebagai seorang teman, kekasih, suami, mantan pacar, mantan suami, suami orang, kekasih gelap, dll. Yang pasti kisah tentang lelaki mata keranjang, lelaki gak mau rugi, lelaki yang plin plan, lelaki yang mau enaknya sendiri itu banyak terlontar dari para wanita yang mungkin mengalami kedekatan dengan berbagai tipe lelaki tersebut.

Tersebut seorang wanita matang. Dengan usia yang sudah bisa dibilang sangat cukup untuk menikah dan membina rumah tangga. Memiliki pekerjaan tetap dan karir yang cukup baik, si wanita hanya tinggal menanti datangnya seorang kekasih yang harapannya akan menjadi teman hidupnya nanti. Satu ketika ia berkenalan dengan seorang lelaki, rekan kerjanya satu profesi. Lelaki ini bisa dibilang cukup matang dari segi usia dan kemapanan. Bisa dibilang dia pun hanya tinggal memilih satu dari sekian banyak perempuan lajang untuk menjadi calon istrinya kelak.

Ada rasa tertarik di hati sang wanita terhadap si lelaki. Karena ketertarikannya itu, otomatis si wanita selalu memberikan perhatian lebih untuknya. Pada akhirnya si lelaki pun menyadari ketertarikan si wanita terhadapnya. Dia pun berbalik memberikan perhatian yang kurang lebih sama. Mendapat respon yang cukup bagus, senang dong perasaan wanita ini. Namun, ketika si wanita akhirnya mengungkapkan secara jujur dan terang-terangan tentang isi hatinya, si lelaki malah bilang bahwa dia sebenarnya sudah memiliki seseorang yang sudah dipilihnya sebelum dia datang, walaupun lelaki itu mengaku bahwa ia tidak berpacaran dengan wanita tersebut.

Namun, si wanita tetap berikhtiar, siapa tahu hati si lelaki masih bisa berubah untuknya. Karena jujur, lelaki ini pun sebenarnya menaruh rasa yang sama. Dia pun selalu memberikan perhatian pada wanita tersebut. Setelah sekian lama berjalan, si lelaki tetap memilih wanita yang telah ditunjuknya, walaupun dia sangat menikmati perhatian yang diberikan sang wanita. Ketika si wanita memutuskan untuk melepaskan dia untuk wanita pilihannya, si lelaki itu sempat kecewa dan berharap ia masih mau dekat dengannya.

Dengan segenap hati, akhirnya si wanita pun melepaskan dan menyudahi perasaannya untuk si lelaki. Tidak lagi ada perhatian apapun untuknya, karena dia yakin bahwa lelaki itu bukan untuknya. Walaupun si lelaki tidak mau hubungan pertemanan mereka berakhir, namun si wanita tidak mau juga jadi wanita kedua di hatinya, yang berperan hanya sebagai sandaran, sementara dia sudah menetapkan pilihannya pada wanita lain.

Ya, memang sering kita jumpai pria-pria egois seperti kisah di atas. Dengan enaknya mereka menikmati perhatian para wanita yang menyukainya sementara dia sendiri sudah memiliki wanita yang dipilihnya. Itulah para lelaki yang haus akan perhatian wanita, tetapi tidak pernah memikirkan bagaimana perasaan wanita yang diperlakukan seperti itu. Untuk para wanita, tinggalkan pria egois seperti itu. Masih ada pria yang lebih layak dan pantas untuk dikasihi dan dicintai.

Suatu saat jodohmu akan datang dan memintamu menjadi pendampingnya nanti. So, bersabarlah para wanita penghuni surga🙂