Sudah hampir tiga bulan ini para orang tua direpotkan oleh perubahan jam tidur putra-putri mereka. Hal ini terutama dirasakan oleh para ibu, walaupun tidak sedikit pula para bapak yang kebagian repot. Apa penyebabnya? Ya, tidak lain dan tidak bukan adalah kehadiran si Madun yang selalu bertandang setiap malam pukul 08.00 hingga pukul 09.00. Dengan jadual tetapnya itu, anak selalu menanti kehadirannya. Rasa kantukpun selalu dikalahkan demi menjumpai sang tokoh idola tersebut.

Sebenarnya tidak hanya Madun saja yang mereka tunggu. Tamu-tamu yang datangnya lebih awal pun akhirnya mereka nantikan. Alasannya? Supaya ga ketinggalan ketemu Madunnya, Fathiyyah pun ditemani juga. Nah, repotnya, pas Madun sudah pergi, mata pun masih belum bisa terpejam. Dengan alasan itulah, terkadang anak melanjutkan menyaksikan tayang lainnya tentang si kaya dan si miskin. Kalau sudah begini maka jam tidur anak molor hingga pukul 10.00 malam!

Berbagai trik dan tips akhirnya dilakukan para orang tua untuk membawa anaknya ke alam mimpi. Ada yang berhasil, tidak sedikit pula yang harus adu argumen dengan sang anak. Kadang negosiasi bisa berlangsung sangat alot. Nah, ini sedikit tips yang bisa menjadi bahan rujukan para orang tua untuk menangani kesulitan anak untuk tidur lebih awal dan bangun lebih awal. Tips dan trik ini saya dapatkan dari seorang kawan yang katanya cukup berhasil ia terapkan di ketiga buah hatinya.

1. Untuk bangun tidur:

– Cari kesukaan atau hobi anak. Kebetulan hobi anak kawan saya ini adalah menonton tayangan bola dari Tim Barca. Akhirnya, ia mencari video pertandingan Barca di internet, didownload dan disimpan dilaptopnya. Ketika saatnya bangun pagi, sekitar pukul 4.30, video itu dipasangkan ke televisi seolah-olah ada pertandingan langsungnya. Setelah siap, ia pun membangunkan si anak bahwa ada pertandingan Barca di TV. Kontan, sang anak terbangun dan siap menonton tim kesayangannya bertanding. Akhirnya, BERHASIL!

2. Untuk menidurkan anak:

– Dengan masih mengunakan cara yang sama, si ayah mendownload suara-suara binatang atau suara-suara yang menakutkan lainnya. Bahkan dia mendownload suara kuntilanak. Karena batas jam tidur yang ia canangkan adalah pukul 9.00 malam, maka ia pun mulai melakukan aksinya. Ia menyetel suara-suara binatang, misalnya kodok, di dekat kamar tidurnya. Mendengar suara tersebut, si anak bungsu pun heran dan ketakutan, akhirnya mau disuruh tidur.

– Ternyata suara kodok tidak berpengaruh untuk anaknya yang lebih besar. Akhirnya dia memilih suara lainnya. Sebelumnya ia mematikan lampu ruang TV, awalnya tidak protes. Tiba-tiba terdengar suara kuntilanak yang menyeramkan. Tanpa basa basi, dua anaknya langsung lari menuju kamarnya. Lucunya, si ibu yang juga sedang asyik nonton ikut ketakutan dan langsung ikutan lari! Tinggal si ayah yang tersenyum puas karena berhasil membuat ketiga buah hatinya tidur dan menikmati tayangan TV tanpa ada gangguan!

Well, tentu masing-masing orang tua memiliki cara unik dan berbeda untuk mengatasi kesulitan tidur pada putra-putri mereka. Apapun caranya, tentu kita ingin semuanya berhasil. Anda ingin mencoba tips dan trik dari kawan saya? Atau mungkin anda memiliki tips yang lain? Bolehlah di share dengan kami.

Selamat Mendownload!🙂