11 Maret…

Hari bersejarah yang tercatat sebagai hari turunnya surat perintah sebelas maret. Kini tanggal tersebut juga digunakan untuk mencatat momen bersejarah juga bagi para calon bupati bekasi. Ya, hari ini adalah hari pemilihan kepala daerah kabupaten Bekasi. Namun, jujur saja. Tidak ada yang berbeda di kampung saya. Tidak ada geliat apapun sebagai penanda bahwa pemilihan pemimpin daerah kami sedang berlangsung. Entah di tempat lain. Yang pasti, sunyi sepi sendiri lah yang saya rasakan.

Sebenarnya sih saya malas untuk menggunakan hak pilih saya. Jujur, tidak ada calon yang membekas di hati dan menggerakkan hati saya untuk memilih. Tapi, pagi-pagi ibu saya sudah teriak memanggil saya. Saya yang saat itu sedang bertamu ke tetangga pun langsung menghampiri ibu saya. Khawatir ada apa-apa. Setiba di rumah, saya cuma disuruh datang ke TPS. Aduh, kirain ada apaan. Ketika saya bilang saya tidak akan ke TPS, saya malah diceramahin. Dengan terpaksa saya bersiap-siap dan berangkat ke TPS 23 yang berjarak hanya sekitar 50 meter saja. TPS 23 itu sendiri dipusatkan di sebuah SD Negeri 08 Tambun Selatan.

Sesampai di sana, suasana sangat sepi. Tidak terlihat ada tanda-tanda keramaian warga yang biasa saya lihat di televisi. Apa karena tidak ada tv yang meliput ya? Saya memutuskan masuk dan memang hanya saya sendiri yang saat itu akan menggunakan hak pilih. Entah saya terlambat atau memang warga lain belum berdatangan. Selain saya, hanya ada para petugas TPS 23 yang berjumlah sekitar 9 orang. Tanpa menunggu saya pun langsung dipanggil dan diberikan kertas suara untuk kemudian menuju bilik pilihan. Pilihan saya? Wah, tak tahulah. Saya tak bisa menyebutkannya di sini. Khawatir terjadi fitnah dan kontra. Cukup saya dan Tuhan saja yang tahu. Mudah-mudahan sih calon yang saya pilih bisa benar-benar menjalankan amanah dengan baik. Jika tidak, saya berharap saya tidak terkena beban moral karenanya.

Sampai sore ini, saya belum mendapat kabar sedikitpun siapa calon yang mendapatkan suara terbanyak di kampung saya. Saya tidak terlalu antusias untuk tahu juga sih. Tinggal menunggu saja laporan resmi dari panitia pemilihan. Semoga saja pemilihan ini benar-benar terlaksana secara jujur sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Amin.

Majulah Bekasi dengan Pemimpinmu yang baru nanti.