Pelatihan ICT Dasar bersama IGI Bekasi di SD Insan Kamil, Bekasi

Alhamdulillah, setelah pelatihan pertama saya tidak bisa hadir, kali ini saya bisa memenuhi undangan teman-teman IGI Bekasi untuk membantu jalannya acara pelatihan ICT dasar bagi guru yang bertempat di SD Insan Kamil, Bantar Gebang, Bekasi. Saya dan beberapa teman yang lain bertugas sebagai pemandu materi, dimana kami ikut membimbing teman-teman guru selama pelatihan. Karena pelatihan ICT dasar ini lebih banyak ke praktek langsung, maka bimbingan langsung terhadap teman-teman sangat dibutuhkan.

Pelatihan yang dihadiri sekitar dua puluh peserta ini cukup menarik minat mereka. Walaupun materi pelatihan adalah materi pemanfaatan internet dasar, tapi ternyata masih banyak juga peserta yang buta internet. Bahkan ada dua orang peserta yang jauh-jauh datang dari Cianjur. Subhanallah, perjuangan mereka memang patut diberi acungan jempol. Dengan semangat yang tinggi, kedua guru tersebut sangat antusias mengikuti jalannya pelatihan dari pukul 8 pagi hingga pukul 12 siang ini.

Pak Gunawan berbagi ilmu tentang pembuatan email

Materi pertama pelatihan dimulai pukul 9 pagi dan dibawakan oleh Bapak Gunawan, S.Ag, yang merupakan guru PAI di Sekolah High Scope. Isi materi adalah pengenalan dasar tentang internet dan pembuatan email bagi peserta yang belum memiliki akun email. Saya pun mencoba membantu dua orang guru yang sedikit kesulitan dengan pembuatan email ini. Walaupun sedikit tersendat, tapi alhamdulillah dua ibu guru PAUD ini berhasil menyelesaikan pembuatan email mereka. Setelah berhasil, peserta diminta bergabung ke mailing list igi bekasi di igibekasi@yahoogroups.com.

Ibu Susi Sukaesih dengan social media nya

Sesi kedua dilanjutkan oleh Ibu Susi Sukaesih, S.E., seorang konsultan pendidikan yang sebelumnya mengajar di beberapa sekolah. Ibu Susi memberikan materi tentang pengenalan social media (socmed) dan pemanfaatannya dalam pendidikan dan pembelajaran. Mungkin bagi sebagian orang, mereka tidak terlalu aware dengan istilah socmed. Contoh yang mudah dari socmed adalah facebook dan twitter, yang memang penggunanya paling banyak diantara socmed yang lain, semisal linkedin, google plus, dan sebagainya.

Memandu peserta pelatihan

Praktek pembuatan akun facebook dan twitter ini cukup menyita waktu. Bagi yang sudah memiliki akun facebook, maka mereka cukup membukanya danbergabung di grup igi bekasi. Namun, bagi yang belum memiliki akun facebook, tentu akan memakan waktu yang lebih lama. Kasus yang ditemukan di lapangan adalah ketika nama yang diajukan untuk akun facebook tidak diterima oleh facebook. Sampai diulang-ulang pun belum berhasil. Akhirnya, peserta tersebut mencoba membuat di netbook salah seorang panitia, dan alhamdulillah berhasil. Entah ada kesalahan apa di laptopnya, yang pasti ini menjadi satu masalah yang memang harus dicari solusinya.

Acarapun berakhir tepat pukul 12 yang ditutup pula dengan pembagian door prize dan sertifikat bagi peserta. Pelatihan yang singkat ini tentulah tidak mencukupi. Masih banyak pertanyaan yang ada di benak para peserta. Untuk itu, IGI diharapkan bisa mengadakan pelatihan lanjutan sehingga pertanyaan-pertanyaan mereka bisa terjawab.

Berpose setelah pelatihan

Kami sangat berterima kasih pada IGI Bekasi yang telah berbagi ilmu bersama di setiap pelatihan, dan juga kepada SD Insan Kamil, yang mau menyediakan tempat yang cukup layak untuk acara ini. Semoga ke depannya, acara pelatihan atau seminar ini akan semakin berkembang dan mampu menampung keingintahuan para guru yang berniat mengembangakan diri.