Iseng-iseng mencari di mesin pencari mbah google, saya ketikkan kata kunci “xenia”. Muncul sekitar 136,200,000 hasil dalam waktu 0,15 detik saja! Dan situs teratas muncul dengan kata kunci “xenia maut”. Dihitung-hitung ada sekitar 14 tautan yang muncul paling atas. Barulah setelahnya, muncul tautan yang murni tentang produk mobil keluaran Daihatsu tersebut.

Jika begini, xenia menjadi tenar setenar Apriyani Susanti yang mendadak menjadi tersangka. Ketenaran Xenia ini tentunya bukan hal yang diperkirakan sebelumnya oleh pihak Daihatsu tentunya. Mungkin mereka tak pernah menyangka bahwa akan muncul kata “maut” yang mendampingi “xenia” mereka akhir-akhir ini. Seandainya berita yang muncul berkaitan dengan xenia mereka adalah berita bagus, tentu hal tersebut akan semakin menaikkan kredibilitas xenia itu sendiri dan tidak lah menutup kemungkinan akan menaikkan omzet penjualan mereka.

Apalah dapat dikata, ketenaran xenia mereka harus bersanding dengan kata maut yang terlalu sering. Hampir sepekan kata itu disandang xenia. Akankan hal ini menguntungkan atau merugikan bagi nama baik xenia itu sendiri?

Secara fakta, kata maut itu sendiri muncul bukan dikarenakan kesalahan teknis dari mobil xenia itu sendiri. Artinya bukan karena bagian-bagian dari mobil xenia itu yang tidak bagus. Namun, lebih dikarenakan oleh faktor manusia yang mengendarainya. Akan tetapi, ketika berita yang dimunculkan selalu membawa-bawa nama xenia itu, dikhawatirkan hal itu akan membawa penilaian buruk bagi xenia itu sendiri. Seolah-olah membawa xenia akan membahayakan dan dapat menimbulkan petaka. Jika hal ini yang terjadi, saya pikir ini adalah preseden buruk bagi produk mobil keluaran Daihatsu itu.

Kemunculan nama xenia dalam berita itu bisa menjadi menguntungkan bila hal tersebut membuat orang penasaran dan bertanya-tanya seperti apa mobil xenia itu sebenarnya. Maka orang-orang seperti itu akan mencari tahu spesifikasi dari produk xenia. Mungkin orang-orang akan penasaran bagaimana desain interior dan exterior xenia. Atau bahkan jenis bahan bakar apa yang digunakan. Hingga harga mobil xenia baru dan second bisa dicari tahu. Jika hal ini yang terjadi, tentu akan bagus bagi pihak pemasaran xenia.

Sayangnya, belum diketahui apakah kemunculan nama “xenia” itu bisa membawa pengaruh buruk atau baik bagi si empunya nama. Perlu adanya penelitian dari pihak peneliti pasar sepertinya. Untung dan tidaknya pengaruh ketenaran itu tergantung daripada bagaimana masyarakat memandangnya, dan itu bisa berbeda dari masing-masing individu.