pronunciation symbols in English Language

Belajar bahasa adalah belajar tentang skill atau keahlian. Bahasa tidak untuk dipahami atau diingat saja seperti mempelajari matematika atau pelajaran praktis lainnya. Bahasa harus digunakan, diucapkan dan dituliskan dalam setiap hembusan nafas kita. Jika tidak digunakan, fungsi pembelajaran bahasa menjadi sia-sia karena bahasa itu sendiri adalah alat komunikasi.

Sebagai guru bahasa Inggris, saya pun sangat aware akan perkembangan pembelajaran bahasa Inggris di masyarakat kita. Entah salah siapa, tak tahu berakar darimana. Yang pasti saya sering menemukan pengucapan kata-kata bahasa Inggris yang totally wrong, tidak ada dalam kamus pronunciation manapun.

Saya mengajar level sekolah menengah atas. Level dimana pembelajaran bahasa sudah mereka terima selama hampir 9 tahun, sejak sekolah dasar dan menengah. Ketika mendengar mereka mengucapkan satu kata dengan pelafalan yang tidak tepat, saya merasa risih. Tentunya apa yang mereka ucapkan adalah hasil dari pembelajaran mereka di tahun-tahun sebelumnya bukan? Yang repotnya lagi, agak sulit untuk memperbaiki pelafalan mereka karena memang sudah terbentuk sejak lama tanpa adanya pihak yang memperbaikinya.

Ada beberapa contoh kata yang sering saya temukan tidak tepat dalam pelafalannya yaitu:

1. Kata flood dan blood yang sering dibaca /flud/ dan /blud/, padahal seharusnya dibaca /blad/ dan /flad/. Mungkin mereka terpengaruh dengan pengucapan kata book yang dilafalkan /buk/. Harus ditekankan di sini bahwa tidak semua kata dengan double o /oo/ dibaca menjadi /u/.

2. Kata student sering diucapkan dengan lafal /staden/ dimana pelafalan yang tepat adalah /studen/. Menurut perkiraan saya lagi, kemungkinan besar pelafalan ini terpengaruh oleh pelafalan kata study yang memang dibaca /stadi/.

3. Kata written yang seharusnya dibaca /written/ diucapkan menjadi /wraiten/ yang bisa jadi pengaruh dari pelafalan kata write yang dibaca /wrait/.

Perlu dicatat bahwa pelafalan kata bahasa Inggris pada setiap vokal yang digunakan belum tentu sama pada setiap kata. Jadi kita tidak bisa menyamaratakan bunyi dari vokal yang kita temukan di kata tersebut.

Contoh-contoh di atasa hanyalah sebagian kecil kesalahan pelafalan yang saya temukan di murid-murid saya. Masih banyak sederet kata yang salah pengucapannya. Keadaan seperti ini sangat memprihatinkan apalagi jika kesalahan ini sudah berawal dari pengajaran bahasa Inggris di sekolah dasar, yang notabene akan lebih mudah terpatri di dalam pikiran anak-anak saat itu. Akan sulit pula diperbaiki karena di alam bawah sadar mereka, pelafalan pertama lah yang akan tersimpan dengan rapi.

Karenanya, saya sangat berharap bahwa pembelajaran bahasa Inggris dapat disampaikan oleh staf pengajar yang berkompeten di bidangnya. Tidak hanya karena orang tersebut bisa berbahasa Inggris secara komunikatif, lalu kita membiarkan putra-putri kita diajarkan sesuatu yang kurang tepat. Jikalau kita sudah terlanjur menjadi guru bahasa Inggris, alangkah baiknya jika kita mempelajari kembali teknik pelafalan kata dengan benar, sehingga kita tidak menjerumuskan anak didik kita.

Semoga hal ini bisa menjadi pembelajaran bagi kita semua.

PS: Saya seharusnya menggunakan simbol pronunciation yang tertera pada gambar, berhubung agak susah mencarinya, saya memakai simbol huruf biasa yang saya gunakan dalam tanda /…/