Seating Arrangement

Memilih posisi duduk siswa di dalam kelas tidaklah sulit. Yang harus kita perhatikan tentunya tujuan pengajaran kita. Apakah dalam strategi belajar yang kita rangkai membutuhkan posisi duduk tertentu. Selain itu, kita juga harus memikirkan jumlah siswa dan ukuran ruang kelas. Apakah memungkinkan jika kita melakukan perubahan posisi duduk.

Seperti halnya yang dituliskan oleh W. Michael Kelley dalam blognya “Rookie Teaching Technique: Choosing a Seating Arrangement“, bahwa ruang kelas memiliki auranya sendiri atau yang dikenal dengan istilah “feng shui” dalam budaya China. Maka sebelum memililh posisi duduk yang tepat untuk diterapkan di dalam kelas kita, beberapa feng shui yang harus dipertanyakan adalah sebagai berikut:

1. Apakah Anda akan melakukan banyak kerja kelompok atau pembelajaran kooperatif? Jika ya, pilih posisi duduk berupa cluster.

2. Seberapa banyak bergeraknya Anda? Jika Anda tidak suka merasa dipagari ketika mengajar, Anda butuh ruang gerak yang leluasa yang harus Anda bangun dalam design mengajar Anda.

3. Apakah Anda akan melaksanakan diskusi kelompok? Jika demikian, maka Anda tidak ingin siswa Anda melihat punggung teman-temannya bukan? Jika dibutuhkan eye-contact antar siswa, maka berikan posisi duduk yang memungkinkan hal tersebut.

4. Dimana posisi papan tulis? Dan seberapa sering Anda akan menggunakannya? Bagi guru matematika, papan tulis akan digunakan hampir setiap menit. Untuk itu posisi duduk harus memungkinkan siswanya melihat papan tulis tanpa penghalang dan memutar badan yang berlebihan.

5. Apakah ada jendela di ruang kelas Anda? Jika Anda memposisikan tempat duduk menghadap jendela dan sinar matahari menyilaukan mata, maka hal tersebut akan sangat mengganggu.

6. Bagaimana Anda menarik kembali kertas kerja dari siswa Anda? Jika Anda ingin kertas kerja dikembalikan dalam sekali waktu, maka harus disediakan lorong antar baris yang memungkinkan mengakomodir siswa, meja dan tas mereka.

7. Berapa banyak siswa yang membutuhkan kebutuhan khusus? Cari tahu apakah ada siswa Anda yang butuh duduk di posisi depan karena masalah visual atau auditory. Anda juga mungkin harus melihat siswa yang sekiranya bisa menjadi pembuat masalah potensial untuk bisa ditempatkan dekat dengan Anda sehingga mudah untuk mengontrolnya.

Dengan mempertanyakan hal-hal tersebut di atas, akan lebih mudah bagi Anda untuk memilih posisi duduk yang dapat mengakomodir setiap kegiatan yang akan kita laksanakan di dalam kelas kita.

Ada beberapa posisi duduk yang dapat diterapkan, diantaranya adalah:

1. The dance-floor seating chart atau kita menyebutnya dengan setengah lingkaran (half circle).

Jika interaksi dengan siswa adalah main menu Anda, makan posisi duduk ini sangat cocok dimana semua perhatian siswa berpusat pada satu titik. Posisi duduk ini pun sangat tepat diterapkan untuk diskusi kelas karena memungkinkan adanya eye-contact yang maksimal.

2. The runway-model seating chart, dimana siswa dibagi dalam dua sisi ruang yang saling berhadapan.

Posisi ini akan memungkinkan Anda menghindari bolak-balik yang tidak jelas. Posisi ini pun lebih sering dijumpai jika jumlah siswa besar dengan ruang kelas yang tidak terlalu luas. Apalagi jika Anda memiliki dua papan tulis di masing-masing sisi kelas. Cocok untuk kegiatan diskusi kelas karena hampir 75 % pandangan siswa dapat melihat ke temannya.

3. The independent-nation-state seating chart.

Jika Anda menugaskan banyak kerja kelompok dan membagi kelas Anda menjadi tim untuk permainan atau kompetisi, maka posisi duduk seperti ini cocok digunakan. Dengan posisi ini, Anda menyampaikan pada siswa bahwa mereka akan bekerja ber kelompok terpisah dari kelompok lainnya, namun sangat memungkinkan interaksi individual yang besar di masing-masing kelompok. Namun, harus tetap diperhatikan bahwa mereka harus bisa melihat ke papan tulis dengan mudah pula, sehingga posisikan tempat duduk mereka tidak membelakangi papan tulis.

4. The battleship seating chart.

Posisi ini memang tidak bisa diterapkan untuk jangka waktu yang lama. Cocok digunakan untuk menghindari kebosanan siswa yang biasanya duduk dalam row and line, kini mereka mendapati posisi duduk yang sangat berbeda. Sedikit perubahan tentunya akan membawa suatu pengalaman baru bukan?

Selamat mencoba!