Punya bayi? Siapa yang ga mau coba? Makhluk mungil itu memang selalu menggemaskan semua orang. Jangankan pasangan yang sudah menikah, yang masih single aja kadang gemas sama yang namanya bayi.

Ya, setiap pasangan menikah pasti akan sangat mendambakan kehadiran seorang bayi mungil di keluarga kecil mereka. Pasti dunia akan lebih indah dan menyenangkan dengan kehadiran makhluk kecil nan mungil itu. Suara tangisannya yang pertama menjadi suara paling indah yang ditunggu sang ayah bunda dan keluarga lainnya.

Ketika sang jabang bayi hadir di tengah-tengah kita, mungkin kita akan sangat kebingungan harus bagaimana merawatnya. Berbeda dengan anak usia di atas 2 tahun yang sudah pandai berbicara dan mengungkapkan maksud hatinya, bayi tentu saja baru bisa berkomunikasi dengan tangisan, tatapan dan sentuhan. Lalu, bagaimana kita mengajak bermain bayi kita?

Ada beberapa tips yang mungkin bisa kita terapkan:

Pertama, karena fokus bayi masih belum jelas, maka kita harus berinteraksi dengannya melalui sentuhan. Ketika bayi dalam keadaan terjaga, jangan biarkan dia sendirian, karena bayi pun bisa merasakan bahwa tidak ada seseorang yang berada di dekatnya dan bisa ia ajak berkomunikasi. Untuk itu, angkatlah ia dan sentuhlah. Hadapkan wajahnya pada kita, dan ajaklah berbicara, baik dengan nyanyian ataupun ungkapan rasa sayang kita. Sambil mengelus pipi dan memegang tangannya, bayi akan merasakan bahwa ada seorang malaikat yang sedang melindunginya saat itu, malaikat itu adalah sang bunda atau ayahnya.

Kedua, walaupun bayi belum mengenal warna, alias hanya bisa mengenal warna hitam putih, tapi kita harus tetap mengenalkan dia pada lingkungannya. Ajaklah bayi kita keluar rumah, dan perlihatkan pemandangan indah di sekitarnya. Ini akan membuatnya merasa senang, apalagi dengan alunan suara dari sang bunda atau ayah yang menceritakan banyak hal tentang dunia. Ucapan seseorang baginya bagaikan alunan lagu nan indah di telinganya.

Ketiga, bermainlah dengan bayi dengan cara menggendongnya. Karena sentuhan langsung bunda atau ayahanda akan memberikan kenyaman pada diri sang bayi. Sambil mengangkat dan menciuminya, bayi akan merasa sangat senang dan dengarkanlah suara tawanya yang sangat merdu di telinga. Jadi, jangan terlalu sering meletakkan bayi di atas kereta bayi. Mulailah sering-sering menggendongnya dan rasakan sensasi sentuhan kulit anda dengan bayi anda.

Nah, ketiga tips itu semoga membantu kita untuk selalu mengajak bayi kita bermain, walaupun bayi belum mampu berkomuniaksi secara verbal.

(Seperti yang ditampilkan dalam acara “Give Me Five” di salah satu stasiun TV swasta nasional)