Wah, ilmu baru nih! Ketika mba Ajeng, yang nama aslinya adalah RA Nunuk P, mengungkapkan tentang social media, saya mulai sedikit terbuka dengan istilah social media. Walaupun benar-benar asing di telinga saya, namun saya mencoba untuk memahami apa sih social media itu?

Social media, atau yang biasa disingkat dengan SocMed, adalah sekelompok aplikasi berbasis internet yang dibangun berdasarkan pada fondasi teknologi dan ideologi web 2.0 yang memungkinkan adanya penciptaan dan pertukaran isi oleh si pengguna social media tersebut. Fungsi social media ini sendiri adalah sebagai jaringan komunikasi sosial melalui internet.

Social media yang terbanyak penggunanya diantaranya adalah Facebook, Twitter, LinkedIn, dan masih banyak lagi. Siapa yang tidak kenal dengan facebook? Atau adakah masyarakat yang tidak tahu apa itu twitter? Dua social media tersebut adalah dua yang paling aktif digunakan oleh masyarakat saat ini. Tanpa adanya biaya untuk masuk ke Facebook atau Twitter, siapapun bisa menjalin pertemanan dan komunikasi via internet.

Menurut mba Ajeng, setiap individu bisa menjadi pemimpin melalui social media tersebut. Guru, misalnya, dapat memanfaatkan social media sebagai media untuk menjalin komunikasi virtual kepada anak didiknya atau sesama rekan guru lainnya. Kita dapat berbagi ilmu dan informasi untuk kepentingan kemajuan pendidikan.

Bahkan, twitter dapat menjadi ajang komunikasi sosial yang sangat penting. Bayangkan jika setiap ilmu atau info penting yang kita sampaikan di twitter dapat diakses dan dibaca oleh follower kita, maka tentu ilmu itu akan juga bermanfaat bagi orang lain. Dengan twitter pun, kita dilatih untuk mampu menulis dengan singkat mengingat karakter yang tersedia hanya 140 karakter! Kita harus mulai belajar menyampaikan info dengan singkat namun jelas dan padat.

Lainnya halnya dengan facebook. Disana kita dapat lebih leluasa menulis karena tersedia fitur note dimana kita dapat mengungkapkan informasi dengan lebih maksimal. Sayangnya, Facebook saat ini lebih banyak dimanfaatkan orang untuk berjualan, sehingga wall kita dipenuhi dengan promosi-promosi, yang kadang mungkin sedikit banyak mengganggu kita.

Sebenarnya, para marketer itu bisa menawarkan barangnya di blog mereka sendiri. Blog berbeda dengan facebook ataupun twitter. Blog, yang merupakan singkatan dari web log, adakah jurnal. Blog adalah sejenis website atau bagian dari website yang isinya dapat diupdate dari waktu ke waktu oleh pemiliknya. Blog akan muncul secara kronologis sesuai dengan waktu postingannya.

Di blog, individu dapat dengan leluasa menuliskan ide-ide pikirannya, atau menyampaikan laporan-laporannya, atau bahkan men-share tip-tip khusus yang bisa diakses oleh para netter. Bahkan bisa digunakan untuk berjualan! Ada banyak jenis/kategori blog saat ini. Diantaranya adalah angry blogger, political blogger, emo blogger, obsessive blogger, travel blogger, activist blogger, tech blogger, gaming blogger, food blogger, fashion blogger, dan masih banyak lagi. Bahkan sekarang sudah ada yang namanya video blogging dimana isi blognya berupa video-video, atau photoblogging, yang mengkhususkan isi blog mereka pada foto atau gambar.

Ternyata begitu banyaknya hal yang saya belum tahu dan disinilah saya mendapat banyak ilmu dan informasi baru. TOT ICT ini benar-benar membuka wawasan saya, dan juga mungkin para peserta lainnya, tentang internet, social media, dan blogging. Semoga IGI Bekasi, Blogger Bekasi, dan Indosat akan terus mengadakan event-event seperti ini sehingga akan semakin banyak guru yang melek teknologi dan mampu mengembangkan kualitas dirinya dengan banyak belajar.

Dengan didukung penuh oleh indosat4indonesia, TOT ICT telah banyak memberikan warna baru bagi para guru di Bekasi, khususnya, dan di Indonesia umumnya.

Maju terus para guru sejati…