pangeran tampanku

Kemarin sore, aku pulang ke rumah terlambat. Alasannya? Karena hujan cukup deras sore itu. Ada sedikit kekhawatiran sih, soalnya, putra ku sudah pulang terlebih dahulu ke rumah. Dan biasanya, kalau saya terlambat, dia pasti akan sms ke saya. Tapi, saya tunggu-tunggu, sms itu tidak datang. Saya berpikir “oh, sepertinya putra ku sedang asyik dengan aktifitasnya nih!”

Hujanpun reda. Aku bergegas pulang karena jam sudah menunjukkan pukul 16.30 sore. Sangat terlambat dari jam pulang yang seharusnya pukul 14.30. Sesampainya di rumah, aku langsung mencari buah hatiku. Ternyata benar, dia sedang asyik dengan buku kecilnya yang didapat dari temannya. Namun, dia komplain, katanya sudah sms, tapi tidak ada balasan. Usut diusut,masa aktif pulsanya berakhir tanggal 13 desember kemarin. Pantas saja tidak sampai.

the omelette

Dia pun langsung nyerocos melaporkan kegiatannya hari itu. Salah satu laporannya adalah bahwa dia sudah makan sore dengan dadar telur buatannya sendiri. Langsung aja saya bilang, “Wah, hebat ya anak mama. Tapi, koq mama ga dibuatin ya?” Jawabnya, “Kan tadi mama ga ada. Emangnya mama mau? Yaudah, aku buatin ya ma? Telur dadar aja ya?” Dia pun langsung ke dapur, sementara saya menunggu di kamar sambil istirahat. Tidak berapa lama, datanglah pangeran tampanku itu dengan membawa sepiring nasi dan telur dadar di atasnya. “Ini nasi dan telur dadar buat mama.” Ah, so sweet banget pokoknya.

Walaupun buah hatiku sedikit memiliki masalah dengan temperamennya, ternyata di rumah dia mampu menjadi pribadi yang membuatku terharu setiap harinya.

Tetap berjuang anakku sayang. Berjuang menjadi pribadi yang lebih baik setiap waktunya. Amin.

I’ll always be here for you…<3